Artikel

Talbiyah

Ketika jemaah calon haji telah berihram dari miqat yang telah ditetapkan, maka saat itulah talbiyah dikumandangkan. Talbiyah dianjurkan dilafazkan terus menerus dan berhenti ketika jemaah sudah mulai melakukan tawaf.

‘Abdullah bin ‘Umar menuturkan bahwa talbiyah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah,
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ
الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيكَ لك

Aku datang ya Allah, Aku penuhi panggilan-Mu. Kusambut panggilan-Mu, dan tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji dan nikmat dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.

Kalimat “labbaik Allahumma labbaik” di atas maksudnya adalah aku penuhi panggilan-Mu, wahai Rabbku, sekali lalu sekali. Kalimat “laa syarika lak”, maksudnya adalah aku penuhi panggilan-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu. Artinya, kalimat ini berisi pengakuan untuk tidak berbuat syirik. Ini menunjukkan ibadah haji dan ibadah lainnya mesti dilakukan dengan ikhlas untuk mengharap ridha Allah Ta’ala.
Lafazh talbiyah diucapkan dengan pengulangan dengan mengharap bahwa pengabulannya itu berulang kali.
Lafazh talbiyah yang baik adalah yang berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun dalam tidak mengapa ditambah atau dikurangi. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendengar para sahabat menambah atau mengurangi, tetapi beliau tidak mengingkari mereka.

Hukum Membaca Talbiyah

Talbiyah hukumnya sunah, kecuali menurut Maliki. Mazhab ini memandangnya sebagai suatu kewajiban. Sedangkan mazhab Hanafi menetapkan sebagai syarat, sehingga siapa yang meninggalkan talbiyah diwajibkan membayar dam.

Talbiyah hendaknya dilantunkan terus menerus selama jemaah calon haji masih mengenakan pakaian ihram.

Talbiyah juga disunahkan dibaca sewaktu berpapasan dengan rombongan jemaah lain atau ketika terjadi perubahan keadaan. Misal, ketika naik turun gunung, naik turun kendaraan, bertemu kawan dan seusai salat.

Bagi laki-laki disunahkan mengeraskan suara talbiyahnya, sedangkan bagi jemaah perempuan cukup didengar sendiri dan orang yang berada disampingnya. Membaca keras talbiyah ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah yang berbunyi:

Jibril telah datang kepadaku, lalu ia berkata: Hai Muhammad! Suruhlan sahabat-sahabatmu itu untuk mengeraskan suara talbiyahnya, sebab dia itu salah satu dari syiar haji.

Hukum Membaca Talbiyah bagi yang tidak dalam keadaan haji dan umroh

Tidak disyari’atkan membaca talbiyah diluar ibadah haji dan umroh, namun jika membaca talbiyah niatnya adalah sebagai do’a maka hukumnya adalah “Sunnah (Mustahabbah)”,
dan banyak para ulama Tasawuf yang mengamalkan talbiyah sebagai do’a diluar ibadah haji, bahkan digunakan sebagai munajat do’a yang terus menerus dalam thariqah tasawuf.

Bolehnya ucapan talbiyah dijadikan sebagai do’a atau munajat sehari-hari dalam dzikir adalah merujuk sebagaimana yang terdapat didalam Hadis Rasulullah Saw yang bersumber dari Jabir r.a dan diriwayatkan oleh Albaihaqi sebagai berikut,
عن جابر أن النبي صلى الله عليه وسلم قرأ : وإذا سألك عبادي عني فإني قريب أجيب دعوة الداع إذا دعان فليستجيبوا لي و ليؤمنوا بي لعلهم يرشدون ، ثم قال صلى الله عليه وسلم : لبيك اللهم لبيك ، لبيك لا شريك لك لبيك ، إن الحمد و النعمة لك و الملك لا شريك لك.
Dari Jabir r.a bahwasannya ketika Rasulullah Saw membaca (ayat alqur’an tentang do’a),
وإذا سألك عبادي عني فإني قريب أجيب دعوة الداع إذا دعان فليستجيبوا لي و ليؤمنوا بي لعلهم يرشدون (البقرة [٢] : ١٨٦)

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (QS. Albaqarah [2] : 186). Kemudian Rasulullah Saw melanjutkan dengan membaca do’a (dengan lafazh talbiyah): لبيك اللهم لبيك ، لبيك لا شريك لك لبيك ، إن الحمد و النعمة لك و الملك لا شريك لك (HR. Albaihaqi, bersumber dari Jabir r.a)

Dari berbagai sumber

Badrah Uyuni

#fito

Comment here