Munajat Imam Syibli

Penulis :Ahmad Riviq Said

Pada pembahasan kali ini kita telah masuk pada maqolah yang ke 28 di dalam kitab nasho’ihul ibad buah karya assyaikh nawawi al bantani yang berisi munajatnya seorang ulama besar dari kota Bagdad Iraq yaitu Assyaikh Abu Bakar Dulf bin Jahdar atau yang mahsyur dikenal dengan Imam Syibli r.a yang bermadzhab Maliki. Beliau termasuk pembesar ahli makrifat yang hidup selama 87 tahun. Beliau adalah sahabat dari seorang ulama besar al-Imam Abul Qosim al-Junaidi al-Baghdadi.

Isi dari munajat Beliau yang patut kita perhatikan dan amalkan ialah :
اني احب ان اهب لك جميع حسناتي مع فقري وضعفي ،
فکيف لا تحب سيدي ان تهب لي جميع سيئاتي مع غناك مولاي عني
Artinya :
Wahai Tuhanku……
Sesungguhnya Aku ingin mendermakan kepada-MU seluruh kebaikanku dan kefakiranku serta kelemahanku, maka bagaimana mungkin Engkau tidak suka untuk memberikan sesuatu (maaf) akan seluruh kesalahanku bersama tidak butuhnya Engkau wahai Tuhanku dariku…
Dari munajat tersebut kita dapat pahami, Kalau seorang ulama sebesar Imam Syibli saja sampai sebegitunya dalam bermunajat kepada Tuhannya untuk meminta belas kasih-Nya, lantas bagaimana dengan kita sekiranya yang senantiasa lalai di dalam melakukan ketaatan kepada Alloh S.W.T.
Karena sesungguhnya selamatnya kita di dunia maupun di akhirat itu bukan semata-mata karena amal ìbadah kita, melainkan murni karena rahmat dari Allah S.W.T.
Syaikh Nawawi-pun mengajarkan satu syair yang sangat terkenal yang hendaklah dibaca setelah mengerjakan sholat jum’at :
إِلهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً

وَلاَ أَقْوَى عَلىَ النَّارِ الجَحِيْمِ

فَهَبْ ليِ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبيِ

فَإِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ العَظِيْمِ

Demikianlah semoga dapat bermanfaat dan kita amalkan di dalam kehidupan kita sehari-hari.

و ﷲ اعلم بالصواب

5 january 2021

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *