Biografi singkat
Al Imam Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad

Nama
Beliau adalah Al Imam Al ‘Alamah, Syeikhul Islam,Qutbud Da’wah wal Irsyad, Al Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad Al Haddad

Kelahiran
Beliau dilahirkan pada malam kamis di sabiir, di pinggiran kota Tarim, Hadramaut pada tahun 1044 H/1634 M.

Orang tua
Ayah beliau bernama Al Habib Alawi bin Muhammad Al Haddad

Keluarga
Beliau terlahir dalam keluarga yang taat dalam beragama, Ayah beliau Al Habib Alawi bin Muhammad Al Haddad terkenal kesholehnnya dan itu semua buah hasil dari didikan ibunda beliau Syarifa Salwa

Masa kecil
Meskipun kedua matanya tidak dapat melihat sejak usia dini, tidak memutuskan gairahnya untuk emenimba ilmu dan mengisi masa kecilnya dengan berbagai macam ibadah, di hikayatkan dalam satu riwayat bahwa Al Habib Abdullah berkata :
كنت إذا رجعت من المعلامة ضحى أمضى إلى بعض المساجد فاتنفل فيه كل يوم نحوا من مائة ركعة تطوعا
“Jika aku kembali dari tempat belajarku pada waktu dhuha, maka aku mendatangi sejumlah masjid untuk melakukan sholat sunnah seratus rakaat setiap harinya.

Pendidikan dan Guru
Mulai sejak kecil Al Habib Abdullah sudah gemar menuntut berbagai ilmu agama dari guru-guru agama yang tersohor di masanya, seperti Al Imam Al Qutub Al Anfas Al Habib Umar bin Abdurahman Al Atthas, seorang wali yang kenamaan di masanya. dari gurunya yang pertama ini, Al Habib Abdullah mendapat pendidikan ilmu tasawuf dan suluk seperti diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam ahlul baiknya. selain itu Al Habib Abdullah juga berguru kepada Al agama Al Habib Agil bin Abdurrahman Assegaf, al’lama Al Habib Abdurrahman Aidit, Al ulama Al Habib Sahal bin Ahmad bahasan Al hudaili ba’alawi, Al alamah Al Habib Muhammad bin Alwi Assegaf, dan masih banyak lagi guru-guru beliau yang lainnya. dan dari para guru di atas Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad menimba berbagai cabang ilmu syariat, makrifat dan hakikat, sehingga pelajaran dan pendidikan lahir batin yang diterimanya dapat membentuk jiwa dan batinnya.

Murid
di antara murid-murid beliau adalah: Al Habib Hasan bin Abdullah Al Haddad, Al Habib Ahmad bin zien Al Habsyi, Al Habib Abdurrahman bin Abdullah bilfaqih, Al Habib Muhammad bin Zain bin sumaith,, Al Habib Umar bin Zain bin sumaith, Al Habib Umar bin Abdurrahman Al baar, Al Habib Ali bin Abdullah bin Abdurrahman Assegaf, Al Habib Muhammad bin Umar bin Thaha ash shafi Assegaf, dan masih banyak lagi murid-murid beliau lainnya yang kelak menjadi tokoh-tokoh ulama dan rujukan umat di zamannya.

Karya
Meskipun sejak kecil beliau tidak bisa melihat,namun mata batin beliau sangatlah peka dan akalnya sangat cemerlang, sehingga beliau mampu menghafal semua pelajaran di luar kepala, dan mampu pula memproduksinya kembali dalam karya-karya ilmiyah yang berbobot dan yang dapat diandalkan keilmuannya.
di antararya-karya Al Habib Abdullah bin Alawi al-haddad adalah: risalah adab suluk Al murid, Arisalatul mu’awanah, an-nafais al ‘uluwiyah fiil masailis sufiyah, Sabilul iddikar, Al Ittihaf assaail, tasbitul Fuad, da’watu tammah, nasaihud diiniyah, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Akhir hayat
Sepanjang hidupnya hingga akhir hayatnya beliau habiskan untuk beribadah dan berda’wah, beliau wafat pada malam selasa, tanggal 7 Dzulqoidah 1132 H. Jasad beliau di makamkan di pemakaman Zambal, di kota Tarim, Hadramaut.

Wallahu a’lam

referensi:
1.Kitab Nasaihud diniyyah cet Darul kutub Al Islamiyah, Jakarta Indonesia
2.Buku mengenal lebih dekat Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad cet Cahaya ilmu Publisher, Surabaya Indonesia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *