Mengimani 104 Kitab Allah: Dalil, Hadis, dan Penjelasan Ulama

Salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap Muslim adalah iman kepada kitab-kitab Allah. Artinya, seorang Muslim harus meyakini bahwa Allah menurunkan wahyu dalam bentuk kitab kepada para nabi dan rasul-Nya sebagai pedoman hidup bagi umat manusia.

???? Dalil Al-Qur’an tentang Iman kepada Kitab

Allah ﷻ berfirman:
> وَٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ يُوقِنُونَ
“Dan orang-orang yang beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu (Al-Qur’an) dan yang diturunkan sebelum kamu, serta mereka yakin akan adanya akhirat.”
(QS. Al-Baqarah: 4)

Ayat ini menunjukkan bahwa iman kepada kitab-kitab Allah tidak hanya mencakup Al-Qur’an, tetapi juga kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya.

Allah juga menegaskan:
> نَزَّلَ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّ مُصَدِّقٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ وَأَنزَلَ ٱلتَّوۡرَىٰةَ وَٱلۡإِنجِيلَ ۝ مِن قَبۡلُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَأَنزَلَ ٱلۡفُرۡقَانَ
“Dia menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu dengan kebenaran, membenarkan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelumnya, dan Dia menurunkan Taurat dan Injil, sebelumnya sebagai petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al-Furqan (Al-Qur’an).”
(QS. Āli ‘Imrān: 3–4)

???? Hadis tentang Jumlah Kitab Allah

Diriwayatkan dari Abū Dharr al-Ghifārī r.a. bahwa ia bertanya kepada Rasulullah ﷺ:
> قُلتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، كَمْ وَفَّى اللَّهُ مِنَ الْكُتُبِ؟ قَالَ: مِائَةُ كِتَابٍ وَأَرْبَعَةُ كُتُبٍ، أَنْزَلَ عَلَى شِيثٍ خَمْسِينَ صُحُفًا، وَأَنْزَلَ عَلَى إِدْرِيسَ ثَلاَثِينَ صُحُفًا، وَأَنْزَلَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ عَشْرَ صُحُفٍ، وَأَنْزَلَ عَلَى مُوسَى قَبْلَ التَّوْرَاةِ عَشْرَ صُحُفٍ، وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ وَالزَّبُورَ وَالْفُرْقَانَ.
(HR. Ahmad dalam Musnad, al-Hakim dalam al-Mustadrak)

Artinya:
“Aku (Abū Dharr) bertanya: Wahai Rasulullah, berapa jumlah kitab yang Allah turunkan? Beliau menjawab: Seratus kitab dan empat kitab. Allah menurunkan lima puluh shuhuf kepada Nabi Syits, tiga puluh shuhuf kepada Nabi Idris, sepuluh shuhuf kepada Nabi Ibrahim, sepuluh shuhuf kepada Nabi Musa sebelum Taurat, dan Allah menurunkan Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur’an.”

???? Rincian 104 Kitab

50 Shuhuf: diturunkan kepada Nabi Syits a.s.

30 Shuhuf: diturunkan kepada Nabi Idris a.s.

10 Shuhuf: diturunkan kepada Nabi Ibrahim a.s.

10 Shuhuf: diturunkan kepada Nabi Musa a.s. sebelum Taurat.

4 Kitab Besar: Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an.

???? Pendapat Ulama tentang 104 Kitab

1. Imam al-Suyūṭī dalam al-Itqān fī ‘Ulūm al-Qur’ān menyebutkan hadis di atas dan menjelaskan bahwa shuhuf berbeda dengan kitab. Shuhuf biasanya berisi nasihat dan hikmah singkat, sementara kitab memuat syariat yang lebih lengkap.
2. Imam al-Qurṭubī dalam al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān menegaskan bahwa yang wajib diimani secara rinci hanya empat kitab besar, sedangkan kitab lainnya cukup diimani secara ijmali (umum).
3. Ibn Kathīr dalam al-Bidāyah wa al-Nihāyah meriwayatkan jumlah 104 kitab ini, kemudian menekankan bahwa Al-Qur’an adalah kitab terakhir yang menyempurnakan dan menghapus hukum-hukum sebelumnya.

???? Kedudukan Al-Qur’an

Al-Qur’an memiliki kedudukan yang sangat istimewa:

Sebagai penyempurna dan penutup wahyu
> وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّ مُصَدِّقٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيۡهِ
“Dan Kami turunkan kepadamu Kitab (Al-Qur’an) dengan kebenaran, membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan sebagai penjaga terhadapnya.”
(QS. al-Mā’idah: 48)

Dijaga keasliannya oleh Allah
> إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
“Sesungguhnya Kami yang menurunkan adz-Dzikr (Al-Qur’an), dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya.”
(QS. al-Ḥijr: 9)

???? Hikmah Diturunkannya Banyak Kitab

Menjadi bimbingan bagi setiap umat sesuai kondisi zamannya.

Menunjukkan bahwa wahyu Allah selalu hadir sepanjang sejarah manusia.

Menegaskan bahwa risalah Islam adalah kelanjutan sekaligus penyempurnaan dari risalah para nabi sebelumnya.

Penutup

Mengimani kitab-kitab Allah merupakan fondasi penting dalam keimanan seorang Muslim. Jumlahnya adalah 104 kitab, dengan rincian 100 shuhuf dan 4 kitab besar. Dari semuanya, hanya Al-Qur’an yang berlaku hingga akhir zaman, karena ia adalah penyempurna, penutup, dan dijaga langsung oleh Allah ﷻ.

Dengan memahami hal ini, seorang Muslim semakin yakin bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup paling sempurna, yang membimbing umat manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

#zawiyahjakarta
#kitabsuci
#suhuf

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *