Oleh: Hayat Abdul Latief

 

Hubungan orang tua-anak telah banyak dibahas dalam Al-Qur’an maupun Hadits. Keduanya saling bersinergi dalam arti mempengaruhi satu sama lain. Namun pengaruh orang tua terhadap anak sangat dominan tentunya.

 

Tidak sedikit orangtua yang menyangka sedang memperbaiki anak-anak mereka, padahal sebenarnya mereka justru sedang merusak anak-anak tanpa mereka sadari. Mereka fokus terhadap perbaikan akhlak anak-anak tanpa berfikir tentang perbaikan terhadap diri mereka.

 

Banyak orang yang sibuk mencari materi “tarbiyatul aulad” (pendidikan anak) tapi lupa mencari materi “tarbiyatul walidain” (pendidikan kedua orangtua). Padahal yang pertama hanyalah cabang dari yang kedua. Pendidikan anak adalah cabang dari pendidikan orangtua. Dalam Kaedah Ushul Fiqh disebutkan,

 

التابع تابع

 

Bahwa sesuatu yang keberadaannya tidak mandiri atau tidak independen, maka dalam masalah hukum tidak boleh dipisahkan namun hukumnya mengikuti apa yang diikuti.

 

Sebelum anak menjadi sholeh maka kedua orang tua diharuskan shalih terlebih dahulu. Sebelum anak menjadi rajin ibadah maka kedua orang tua harus mencontohkan rajin beribadah. Sebelum anak gemar menuntut ilmu orang tua harus menjadi contoh dalam menuntut ilmu.

 

Apa yang terjadi seandainya orang tua menginginkan anaknya salat di masjid sedangkan dia mereka tidak mencontohkannya. Apa yang terjadi seandainya orang tua menyuruh anaknya paham agama sedangkan mereka tidak menyempatkan diri untuk tholabul Ilmi. Apa yang terjadi seandainya orang tua menginginkan anak-anaknya sukses sedangkan mereka tidak merintis jalan menuju kepada kesuksesan.

 

Sesungguhnya gerak-gerik dan ucapan kita direkam oleh anak-anak kita dan di bawah alam sadar membentuk karakter mereka. Sehingga ada pepatah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Anak-anak adalah fotocopy dari orang tuanya. Wallahu a’lam.

 

Diambil dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.

 

*(Khadim Korp Da’i An-Nashihah dan Mahasiswa S2 Zawiyah Jakarta)*

 

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *