
CARI UANG GAK HARUS LUPA ARAH_WARAS FINANSIAL, WARAS SPIRITUAL !
Nama : Nisrina Danti (Mahasantri Ma’had Aly Zawiyah Jakarta)
“Rasulullah SAW bersabda: “akan datang suatu zaman dimana seseorang tidak peduli dari mana ia mendapatkan hartanya; apakah dari yang halal atau yang haram.” (HR. Bukhari : 2059)
Uang sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia sejak zaman mesopotamia tahun 2100 SM sebagai alat tukar. Beberapa manusia saat ini sibuk mengejar uang tanpa lagi peduli dari mana asalnya. Ketika uang dijadikan segalanya, moral bisa tergadaikan. Demikianlah dalam mencari uang hendaknya manusia tidak melupakan arah sehingga melupakan kewarasan finansial maupun kewarasan spiritual.
Kewarasan finansial yaitu kemampuan untuk mengelola uang dengan sadar, halal, dan bertanggung jawab juga tidak melupakan kehidupan sosial seperti berbagi terhadap sesama terlebih untuk yang membutuhkan. Sedangkan kewarasan spiritual adalah kesadaran hati bahwa setiap tindakan kita kelak dipertanggungjawabkan. Orang yang waras secara spiritual mengetahui bahwa rezeki tidak hanya soal angka, namun juga keberkahan. Ia tetap jujur meski tak diawasi, tetap berbuat lurus meski bisa berbelok.
Allah SWT pun menegaskan: “makanlah dari yang halal dan baik, dan jangan mengikuti langkah-langkah setan.” (QS. Al-baqarah: 168). Ini bukan sekadar perintah, namun sebagai petunjuk hidup yang menyelamatkan.
Pada akhirnya, kewarasan finansial dan spiritual di tengah godaan dunia adalah wujud nyata keimanan. Harta yang halal dan bernilai membawa ketenangan, keberkahan, serta keselamatan dunia dan akhirat. Tetap waras adalah pilihan sadar demi hidup yang bersih dan bermakna. Jadikan ibadah, muhasabah diri, dan lingkungan yang baik sebagai pendukung dalam menjaga integritas. Bekerjalah dengan niat mencari berkah, bukan sekadar mencari uang. Berani berkata cukup, hidup sederhana, dan tegas menolak jalan haram adalah langkah nyata menuju kehidupan yang tenang, bersih, dan diridhai Allah.
