Oleh: Hayat Abdul Latief

 

Amalan sebelum perjalanan:

 

1. Bertaubat. Bertaubat dianjurkan setiap saat. Demikian pula sebelum safar, karena kita tidak tahu apa yang menimpa kita dalam perjalanan yang dilalui.

 

التَّائِبُونَ الْعَابِدُونَ الْحَامِدُونَ السَّائِحُونَ الرَّاكِعُونَ السَّاجِدُونَ الْآمِرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّاهُونَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَالْحَافِظُونَ لِحُدُودِ اللَّهِ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

 

“Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, beribadah, memuji (Allah), mengembara (demi ilmu dan agama), rukuk, sujud, menyuruh untuk berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman. – (Q.S At-Taubah: 112)

 

2. Sholat sunah safar.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

إِذَا خَرَجْتَ مِنْ مَنْزِلِكَ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ يَمْنَعَانِكَ مِنْ مَخْرَجِ السُّوْءِ وَإِذَا دَخَلْتَ إِلَى مَنْزِلِكَ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ يَمْنَعَانِكَ مِنْ مَدْخَلِ السُّوْءِ

 

“Jika engkau keluar dari rumahmu maka lakukanlah shalat dua rakaat yang dengan ini akan menghalangimu dari kejelekan yang berada di luar rumah. Jika engkau memasuki rumahmu maka lakukanlah shalat dua rakaat yang akan menghalangimu dari kejelekan yang masuk ke dalam rumah.” (H.R. Al-Bazzar; shahih)

 

3. Mencari teman perjalanan yang shaleh. Peran dan dampak seorang teman disebutkan dalam sabda Rasulullah SAW:

 

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

 

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

 

4. Berpamitan kepada ahli keluarga.

 

Amalan dalam perjalanan

 

1. Doa ketika naik kendaraan

 

2. Doanya orang yang bepergian dikabulkan.

 

3. Benandung hati, hiburan jiwa.

 

4. Banyak membaca istighfar.

 

Menuju Pulang

 

1. Banyak istighfar. Semoga rangkaian ibadah yang diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan memaafkan kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja dalam rangkaian ibadah.

 

2. Informasikan kepulangan kita kepada keluarga.

 

Fadhilah Umroh

 

Inilah beberapa keutamaan umrah:

 

Satu, mendapatkan pahala jihad.

 

Dua, dosa-dosanya diampuni.

 

Tiga, memperkuat ukhuwah islamiyah.

 

Empat, melatih kesabaran.

 

Lima, bekal yang terbaik dalam haji dan umrah adalah taqwa. Wallahu a’lam.

 

(Khadim Korp Da’i An Nashihah dan Pelajar Ma’had Aly Zawiyah Jakarta)

 

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *